krudekrucil

Catatan kecil tentang buku, anak-anak, dan lingkungan.

Sanseviera dan Hidroponik

Tinggalkan komentar

IMG-20160422-WA0005_resized

Jum’at 22 April 2016 lalu, saya diminta sharing tentang hidroponik di agenda Go Green  Al Hidayah Islamic School. Requestnya dadakan pula. Telpon dari MMS kamis pagi, lanjut mereka rapat dengan pihak sekolah. Saya berharap bisa pending pekan depan, karena memang belum ada persiapan. Eh… ternyata nggak bisa, kudu besok jalan Go Green-nya. Sempat minta bantuan pemilik toko hidroponik, langganan saya. Tapi bingung dengan waktu yang mepet.

Baiklah.. akhirnya Go Green tetap jalan, meski sempat gedubrakan nyari alat peraga. Mulai dari bibit, media tanam (rock wool), alat-alat hidroponik, dan semaian yang sudah jadi. Sharing (ngajarin) hidroponik pada anak-anak SD kelas 4-5 harus praktek. Nggak bisa jualan kecap (lisan) saja. Nggak bakalan nempel blas.

Pukul setengah delapan pagi, anak-anak sudah berbaris rapi di lapangan. Guru membagi menjadi dua kelompok besar. Kelas 1-3 diberi tugas menanam pohon sanseviera. Kelas 4-5 praktek hidroponik.

Pemilihan sansaviera (lidah mertua) karena tanaman ini bisa menghasilkan oksigen dan sebagai penyerap polutan yang baik. Berkaitan dengan lokasi sekolah yang dekat pabrik, cocoklah si sansaviera jadi artist of the month.

Pak guru mulai menuangkan tanah dan campuran kompos untuk media tanam sansaviera. Satu pot untuk satu kelompok. Seru, main tanah sambil menanam pohon. Semua anak yang tidak takut kotor (iklan banget) senang dengan agenda seperti ini.

Meski terik, mereka tetap semangat memenuhi potnya dengan tanah dan sansaviera. Begitu selesai, pot diletakan berjejer rapi sepanjang tepi lapangan, lumayan menambah hijau halaman sekolah.

 

Saat siswa kela 1-3 menanam, saya  bertugas menjelaskan tentang hidroponik pada siswa kelas 4-5. Selanjutnya beberapa siswa langsung saya libatkan. Mulai mengambil semaian kangkung yang sudah berukuran 10-15 cm di kebun mini sekolah, mengaduk pupuk cair, menempatkan semaian di dalam gelas plastic bersumbu kain flannel.

IMG-20160422-WA0004_resized

Satu kelompok terdiri dari 5-6 siswa. Mereka mendapat satu gelas plastik, satu sumbu flannel, penutup dari storofoam dan semaian kangkung.  Heboh sesaat. Beruntung mereka biasa mengantri. Agak berkurang ribetnya.

Pukul sembilan, agenda go green selesai. Ibu-ibu MMS membagikan es teh manis pada seluruh siswa yang sudah lelah menanam. MMS dan guru juga kebagian.  Makanan kecil mulai di gelar. Ibu-ibu ngedeprok di lantai, makan bareng.

IMG-20160422-WA0003_resized

Semoga agenda GO GREEN ini bisa terus diadakan pihak sekolah dan menular ke lingkungan sekitar. Bukan hanya aksi sesaat memperingati hari bumi (22 April), tapi juga sebagai bentuk kepedulian nasib bumi yang akan ditinggali oleh anak cucu kita.

Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawat bumi ini. Bumi cuma satu loh.. belum ada planet lain yang layak huni seperti planet biru ini. Yuuk, ah.. SAVE the EARTH, Save our future.

 

Iklan

Penulis: dewiliez

ibu dua anak yang hobi baca buku dan nulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s