krudekrucil

Catatan kecil tentang buku, anak-anak, dan lingkungan.

Ambil baik, buang buruknya..

Tinggalkan komentar

Niat baik tak selalu mendapat respon yang baik juga. Akhirnya si Moly mengalami juga nih. Maaf ya, liputan moly jadi agak mellow pekan ini. Manusiawi itu, saat si emak Moly sedih mendapat respon yang melenceng dari harapan. Qodarullah..

Secara umum, Moly diminati banyak anak-anak, remaja bahkan orangtua, Alhamdulillah banget. Kali ini Moly mendapat kritikan dan protes dari ibu-ibu yang dulu pernah disinggahi. *nggak mau sebut tempat deh.

Mereka sempat curiga, suuzhan. Sampai bertanya, “Siapa yang mengadakan perpus keliling? Atas nama partai? Maksud dan tujuannya apa?”

Mereka lagi-lagi tanya,”Engga ditarik bayaran? Engga ada infak? Kok mau sih? Aneh.”

Ya Allah, kenapa ya.. orang-orang ini. Niat baik kok malah dicurigai. Meski saya kader salah satu partai, tapi saya nggak bawa bendera partai. Meski saya jualan buku, saya nggak buka lapak saat keliling moly. Jadi tolonglah, jangan kebanyakan curiga.

Tujuan Moly enggak ada yang aneh. Agar anak-anak di sekitar bisa baca buku koleksi krucil di rumah. Agar krucil punya banyak teman selain di sekolah. Karena lingkungan rumah minim anak-anak seusia krucil. Sudah, itu saja. Semoga tak ada yang aneh ya..

Curiga hal lainnya, karena Moly banyak membawa buku dari salah satu penerbit. Alih-alih konfirmasi, mereka langsung request tak mau dibawakan buku dari penerbit ITU. Jika Moly berkunjung, diharap membawa buku dari penerbit lain saja. Sedih. Selama ini buku yang dibawa keliling sudah melalui screening. Engga ada yang aneh-aneh. Bahkan untuk komik, kartun yang  agak terbuka auratnya langsung saya sortir, tidak menjadi penghuni moly.

Baiklah.. akhirnya WWP turun gunung. Maksudnya  jadi penghuni moly pekan ini (biasanya tidur manis dalam rak buku di rumah). Widya Wiyata Pertama adalah buku ensiklopedia umum yang dilengkapi walter (e-pen). Keren, sudah pasti. Isinya juga umum. Iya lah.., lagu-lagunya pun umum. Jadi jangan berkerut dahi saat mendengar sound dari walter (e-pen) yang tidak sesuai keinginanmu.20151212_165814_resized

Ternyataa, anak-anak tetap suka dengan buku dari penerbit ITU *tidak boleh sebut namanya. Setiap keliling, memang buku-buku yang laris manis sampai ngantri bacanya, yaa.. dari penerbit ITU. Ibu-ibu juga umumnya senang membacakan buku boardbook buat balita. Anak-anak pre-teen senang dengan ensi dalam tampilan komik, ensi yang dilengkapi dengan lembar kreatifitas, buku kisah Nabi yang ada e-pennya.20151212_165851_resized

Teruus… mau gimana atuh? Penerbit ITU kudu tutup gituh? Terus digantikan dengan penerbit yang abal-abal dan tidak bertanggung jawab?

Meski agak geregetan, saya akhirnya sharing lah. Tak mudah membuat satu penerbitan buku Islami yang mampu bertahan. Sok we lah..  ngumpulin duit buat bikin penerbitan. Palingan 1-2 kali terbitkan buku, besok gulung tikar. Enggak gampang bertahan menjadi penerbit buku. Mulai dari mencari modal yang besar, marketing kudu handal, manajemen perusahaan yang harus baik, juga jaminan buku disuka pembaca, semua itu menentukan hidup matinya penerbit. Nggak cukup dengan niat. Sharing singkat tersebut berharap bisa jadi input buat ibu-ibu yang berfikir ‘gampang’ bikin penerbitan buku. Ah.. biarin deh, urusan penerbit ITU.

Saya cukup happy dengan respon tempat lain yang sangat antusias dengan Moly. Seperti di tempat bu Hani. Ada 30-50 anak bergiliran datang dan pergi membaca buku. Halaman rumah bu Hani mendadak sesak.IMG-20151212-WA0004

Melihat anak-anak asyik membaca, tak pegang gadget dalam waktu hampir tiga jam. Rasanya seperti satu bintang masuk ke dalam kantung hati Moly. Lebay? Biarin deh. Semoga makin banyak bintang yang bisa moly kumpulkan memenuhi hatinya. *cieh..cieh.. ngumpulin bintang.

Terima kasih sudah mau menemani Moly. Kalian anak-anak hebat. Masya Allah..

Buang energy negative, serap energy positifnya. Ini yang membuat Moly tetap semangat meski hujan deras. Meski sebagian buku harus basah. Tak menyurutkan langkah Moly. Doakan yaa… agar Moly terus bisa keliling.

 

 

 

Iklan

Penulis: dewiliez

ibu dua anak yang hobi baca buku dan nulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s