krudekrucil

Catatan kecil tentang buku, anak-anak, dan lingkungan.

Behind the scene “RUMAH KITA SEMUA” (1)

2 Komentar

Duh, gaya pisaan. Pakai behind the scene sagala. Sekedar berbagai saja. Duluu, saat usia 7 tahun. Saya pernah tinggal di panti asuhan. Nama pantinya Khairul Hitam, alamatnya di tanjung priuk. Begitu masuk panti saya bingung. Ini tempat apa? Rumahnya besaar, dengan kamar berjejer. Banyak orang. Ya, iyalah. Masa banyak ikan. Itu mah kolam.

Pemilik panti baik hati, ibu (Ummi) dan pak Haji (Abah) yang biasa berdakwah keliling majlis ta’lim. Mereka menampung anak-anak tak mampu yang sudah tidak punya orangtua. Ada yatim, piatu, bahkan ada juga yang masih punya ortu, tapi dititipkan ke sana.

Sebagai anak kecil, saya happy saja. Banyak teman, jelas. Ada beberapa hal yang saya ingat dengan jelas.
1. Kami diajarkan mandiri.
Mau tahu, anak kelas 1 SD mencuci baju sendiri? hihihi, di sini saya nyuci baju sendiri. Hasilnya bisa dibayangkan. Noda sepanjang kerah seragam sekolah masih tersisa. Busa sabun juga tidak bersih. Pernah satu waktu, saya pakai seragam yang masih setengah basah (lembab). Begitu mau pamit berangkat sekolah, berpapasan dengan Abah (pak Haji). Setelah salim, beliau bingung begitu menepuk pundak saya. Ternyata bajunya basah, plus tidak bersih. Saat itu juga, Abah memanggil Ummi untuk mengambil seragam sekolah yang baru. Agar saya tidak kedinginan pakai baju basah. Ide “Kancing baju Sindu” saya ambil dari sini.

2. Belajar di dapur
Membantu beres-beres dan memasak di dapur adalah moment yang menyenangkan. Awal saya bisa membedakan rempah. Dulu saya nggak tahu beda kencur, jahe, kunci, laos. Hanya tau kunyit yang kuning. Belajar mengupas bawang putih tanpa pisau. Mengenal berbagai jenis sayuran dan memban satu proses memasak. Hal yang belum pernah diajarkan saat di rumah. Karena kakak-kakak selalu menganggap saya anak kecil. Tak boleh ikut sibuk di dapur. Ide cerita “Temu Kencur” saya ambil dari pengalaman saya dulu. Ketika belum bisa membedakan kencur dan temu kunci.

Yey, benarlah. Sumber ide bisa didapat dari berbagai pengalaman. Bisa hasil membaca, curhatan teman, atau mengalami secara langsung.
Bagaimana dengan ide cerita lainnya? Lain kali akan saya tulis lagi di sini.

Iklan

Penulis: dewiliez

ibu dua anak yang hobi baca buku dan nulis.

2 thoughts on “Behind the scene “RUMAH KITA SEMUA” (1)

  1. Waa, ada pengalaman pribadi ya mbaliz di buku itu…aku belum punya, Inshaa Allah ke tobuk aku cari yaa

  2. Iya mak dedew. Pengalaman selama di panti asuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s