krudekrucil

Catatan kecil tentang buku, anak-anak, dan lingkungan.

SIDAK komandan kompi

1 Komentar

Bunda terkenal dengan kerapihan & kebersihannya. Sebagai perawat memang sangat menjiwai kedua sifat ini (entah apa hubungannya). Tapi yang jelas, jika melihat sesuatu tidak sebagaimana mestinya, tanpa basa-basi bunda akan melancarkan aksinya. Ngomel sambil beres-beres. Selesai ngomelnya selesai juga pekerjaannya, alias rumah kinclong kembali.

Seperti siang itu, saat Bunda sedang libur (cuti) selama tiga bulan pulang ke Indonesia. Kegiatan rutin yang tak pernah Bunda lupa adalah melakukan Inspeksi mendadak (SIDAK). Tempat yang paling pertama di sidak adalah kamar mandi, lanjut ke dapur (besertaa isinya; panic, penggorengan, dkk), ruang tidur berikut lemari pakaian, dan terakhir ke ruang tamu. Kesimpulannya, banyak hal yang mengecewakan Bunda.
Parahnya, Bunda menemukan bukti-bukti hingga kami tidak bisa berkelit. Segunung tumpukan baju yang belum disetrika yang disembunyikan di dalam lemari pakaian, panci gosong yang bertengger dengan manis di tembok dapur.

“Loh.., anak perempuan cantik-cantik kok pancine ireng kabheh, trus klambine ra ono sing licin, lah opo toh nduk. Moso kalah sama Bunda?” Keluh Bunda sambil berkeliling.

Kami hanya mesem-mesem asem, ketauan deh.. bahwa kami agak kurang baik dalam pekerjaan rumah. Terutama masalah kebersihan alat dapur dan urusan setrika pakaian.

“Ya sudah, kalau pekerjaan tidak kepegang. Mbok ya cari orang untuk bantu setrika, atau beres-beres rumah. Bunda ngerti, kalian pasti sibuk sekolah, jadi ga sempet ya?” ah.. Bunda, akhirnya dirimu mengerti juga. Tanpa kami membela diri.

Selain masalah kebersihan, Bunda juga sidak koleksi bacaan kami. Waktu itu saya sedang hobby mengoleksi komik. Satu buffet (nyaris penuh) dengan komis koleksi saya dan kakak. Koleksi mulai komik Doraemon, Rose of Versailes, Rin Odani, City Hunter, Kungfu Boy, Asterik, dll. Waduh… bakal kena complain lagi nih… (fikir saya).

“Astaghfirullah…, Nduk..nduk.., kenapa buku bacaan kalian seperti ini. Lah.. sayang toh, uang dihabiskan beli buku tidak berguna. Lebih baik beli buku pelajaran, atau buku agama. Lebih bermanfaat.” Protes Bunda.

Saya hanya mengangguk dan mohon maaf pada Bunda, dan berjanji untuk berubah tidak lagi mengoleksi komik, tapi lebih untuk buku-buku menunjang pelajaran atau buku agama.

Wis.. kapoook, ga bakal koleksi komik lagi. Plus harus lebih rajin beres-beres rumah, dan hal lainnya. Agar Bunda tidak kecewa. Maafkan kami ya.. Bunda

Iklan

Penulis: dewiliez

ibu dua anak yang hobi baca buku dan nulis.

One thought on “SIDAK komandan kompi

  1. Kayaknya sampai sekarang juga masih deh..mengoleksi pakaian tanpa di setrika,and panci gosonggggggggg…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s