krudekrucil

Catatan kecil tentang buku, anak-anak, dan lingkungan.

Nama Boneka Iffa

Tinggalkan komentar

Seperti layaknya seorang anak kecil, Iffa, mempunyai koleksi mainan yang “cukup” menambah sempit rumah kami yang mungil. Beberapa mainan kebanyakan hadiah dari saudara maupun teman – teman kami. Semua boneka mempunyai nama panggilan.

  1. APISSS

Tiap hari seperti biasa, iffa jalan pagi sambil sarapan dengan ibusaya, di teras, iffa tiba – tiba berteriak,

“ apiiis, apiiis.” ibu saya setengah kaget, langsung menghampiri iffa

“ ifa pipis?” Tanya ibu saya, sambil memeriksa pampers ifa, apa mungkin bocor. Tapi yag ditanya malah geleng-geleng kepala.

“apis…apis…..apiss” ifa berteriak lagi, kali ini sambil jongkok dan menunjuk kolong mobil tempat seekor kucing bersembunyi. O…walah…, ternyata  apis itu seekor kucing toh.

Saat usia setahun iffa belum jelas bicara, melihat kucing langsung teriak apis-apis, jadilah meong alias kucing dipanggil apis oleh iffa.

Tak lama saya membelikan iffa satu paket buku lengkap dengan boneka tangannya salah satu bonekanya berbentuk kucing (namanya Mio) saya kenalkan pada iffa. Semangat iffa langsung berteriak

” apis, apis, buah.” (maksudnya pusss, pus, bu) oh, saya mengerti maksud iffa, pastilah maksudnya kucing itu apis.

  1. ACIS

Pulang kerja selalu saya sempatkan bermain dengan iffa, kali ini boneka poohnya saya perankan sedang flu, jadi poohnya bersin bersin. Keesokan harinya saya di ceritakan ibu, iffa nangis – nangis minta diambilkan boneka yang ada dalam box (bonekanya banyak), iffa berteriak acis….acis….., ibu bingung tidak mengerti, apa  itu acis. Satu persatu boneka diambil, tapi ifa tetap menggeleng, tinggal satu lagi yang belum, boneka pooh. Iffa langsung senyum, sambil berkata “ acis…acis…” ibu saya baru ngeh “oh…acis itu ini.” Malamnya, saya menduga, mungkin maksud iffa boneka tersebut kemarin bersin –bersin jadilah dinamakan iffa si acis (Hatsyi…mungkin). Tambah besar tambah pinter aja Iffa.

  1. KUTU

Setahun kemudian, iffa mendapat oleh – oleh dari om nya, tas berbentuk Doraemon. Pulang kerja saya perlihatkan titipan dari om nya.

“Kakak, ada hadian ni, dari om” saya berkata sambil menyerahkan bungkusan tas plastic, berisi tas doraemon warna biru.

“Ma acih, ibu” ucapnya dengan mata berbinar senang

“Sama – sama kakak” jawabku

Akhirnya Iffa sibuk dengan tas barunya. Sebentar dipakai, sebentar kemudian dicopot, begitu berulang – ulang. Sampai ifa merasa lelah, di copotnya tas doraemon, kemudian ifa menghampiri saya yang sedang makan malam. Setelah mengganggu saya makan, ifa kembali ke kamar ibu saya,

“Nenek, kutu mana nek” Tanya ifa sambil celingak celinguk ke dalam kamar. Kemudian Iffa berlari ke arah nenek, dan duduk dipangkuannya.

“ kutu apa kak” jawab nenek bingung, sambil mengusap kepala Iffa.

“Kutu yang tadi neek.” Tanya Iffa lagi

“kutu apa, ga ada kutu disini” jawab nenek tambah kebingungan.

“ ada, nenek, ada kutu” ifa makin jadi teriak – teriak dan hamper menangis.

Saya yang mendengar ribut – ribut  kecil langsung menghampiri Iffa

“ Kutu apa kak” Tanya saya, sambil mengelus kepalanya.

“ Kutu, kutu yang tadi, hu…hu..hu…”jawab Iffa di sela tangisannya

“Kutu yang mana kakak? Tanya saya lagi, jadi ikutan bingung. Sambil tengak tengok sekeliling, coba mencari apa yang dimaksud Iffa.

“Kutu dari om,  buu.” Jawab ifa

Hah, kutu? Gerrr  hua, ha, ha

Saya tak bisa menahan tawa.

“Kakak, namanya Doraemon bukan kutu” saya coba menjelaskan pada Iffa, ibu dan bapak yang sedari tadi ikutan bingung pun ikut tertawa

“Kutunya segede gini gimana kepalanya kak?” kata saya lagi.

“ini kutuu, ibuu, kutuuu bukan emon.” jawab ifa sambil memegang tas doraemon yang baru ditemukannya.

Waduh, Iffa ngotot nih. Mungkin karena sebelumnya Iffa punya boneka helo kitty yang dipanggil KITTY, jadinya sekarang tas boneka Doraemon (yang sama-sama kucingnya) jadi dipanggil KUTU.

Yang kecil KITTY yang besar KUTU.

Pinter..

Iklan

Penulis: dewiliez

ibu dua anak yang hobi baca buku dan nulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s