krudekrucil

Catatan kecil tentang buku, anak-anak, dan lingkungan.

Mencari Jejak Pegawai Baru

Tinggalkan komentar

 

Tepat pukul enam pagi HP si Tole berbunyi, dari bos besar. Mendadak bingung, ada tugas apa pagi-pagi sudah ditelepon big Bos.

“Assalamu’alaikum, pak.” Ujar si Tole

“Wa’alaikumsalam Le, itu ada karyawan baru si Dudung, dari tadi telepon terus. Katanya dia mau ke kantor. Tolong kamu cari dia, sampai ketemu. Kasian kalau sampai nyasar.” Sebuah suara tampak masih datar dan wajar. Maklum aura sholat subuhnya masih berasa.

“Iya, pak nanti saya cari.” Jawab si Tole singkat.

Tole tidak segera mencari Dudung, melainkan mencoba menghubungi beberapa rekan kerja yang kemungkinan mempunyai nomor HP si Dudung. Sayang disayang, dari beberapa orang yang dihubungi, tak seorangpun yang mempunyai nomor si Dudung. Belum sempat beranjak dari rumahnya, kali ini HP Tole berbunyi lagi.

“Le, sudah ketemu belum? Cari sampe ketemu. Karena masih telepon saya barusan” Nada suaranya sudah mulai meninggi, mungkin mulai terusik harus bolak balik angkat telpon.

“Iya, pak. Nanti saya cari sampe ketemu.” Sedikit kesal si Tole. Klik, telepon ditutup dari seberang sana.

“Gimana mau nyari orangnya? Mukanya aja saya ga hafal. Ini si dudung, ribet amat sih, pake telepon ke rumah bos segala.” Gumam si Tole. Sambil berjalan keluar rumah dan akhirnya nongkrong dipinggir jalan. Sekedar menunaikan tugas untuk mencari si Dudung. Minimal sudah keluar dari rumah.

Kali ini HP nya berbunyi lagi

“Le, sudah ketemu belum? Ini kok masih telpon terus si Dudung. Cari di ujung jalan sana. Sampe ketemu, ingat ya…SAMPAI KETEMU.” Tegas si Bos setengah berteriak. Waduh, andai di film kartun kepala si Bos sudah keluar dari HP.

“Iya pak, ini juga lagi nyari.” Jawab si Tole, padahal posisinya masih tetap duduk. Tidak beranjak sedikitpun dari posisinya.

“Ini si Dudung meni rese juga ya, kenapa bolak balik telepon si Bos, kenapa juga ga tanya telepon saya pas kemarin pulang. Pfffh, mau dicari dimana? Ah, biar aja, ntar juga nyampe. Ngapain saya nyari-nyari dia.” Tole ngomong sendirian, sambil nongkrong. Melanjutkan menghisap sebatang rokok.

Sekitar setengah jam akhirnya Tole beranjak dari tempat duduknya, mencoba mencari sosok si Dudung, berharap sudah datang di kantor.

Benar saja, sampai di depan kantor ada seorang yang wajahnya tampak asing sedang duduk di saung. Pastilah tak salah lagi, inilah karyawan baru yang membuat tole harus bolak balik di telepon big Bos.

“Heh, lega, sudah datang rupanya” guman si Tole, sambil menghampiri Dudung. Belum sempat menyapa si dudung, HP Tole kali ini berbunyi lagi.

“Gimana le? Sudah ketemu orangnya? Kamu cari kemana saja?” Tanya si Bos.

“Sudah pak, sudah ada dikantor dengan selamat si Dudung.” Jawab Tole sambil menahan geregetan, karena pagi-pagi sudah dapet special kerjaan mencari jejak karyawan baru yang takut nyasar.

Iklan

Penulis: dewiliez

ibu dua anak yang hobi baca buku dan nulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s